0

Beberapa Contoh program Pascal

program jum_bil;
uses wincrt;
var
i, jum,bil: integer;
begin
jum:=0; {inisialisasi}
for i:=1 to 5 do
begin
write(‘Masukkan Bilangan = ‘);readln(bil);
jum:=jum+bil;
end;
writeln(‘Jumlah Bilangan = ‘,jum);
end.

program jum_bil2;
uses wincrt;
var
i, n: integer;
jum, bil: real;
begin
write(‘Banyak bilangan :  ’);read(n);
jum := 0;
For i:= 1 to n do
begin
write(‘Masukkan Bilangan ‘,i, ‘=’);read(bil);
jum := jum+bil;
end;
writeln(‘Jum = ‘,jum:0:2);
end.

program contoh_3;
uses wincrt;
var
n, i : integer;
rata : real;
jum, bil : integer;
begin
Write(‘Masukkan nilai N = ‘);readln(n);
writeln (‘Nilai N adalah= ‘,n);writeln;
for i := 1 to n do
begin
write(‘Masukkan bilangan : ‘);read(bil);
jum := jum+bil;
end;
rata := jum/n;writeln;
writeln(‘Jumlahnya adalah : ‘,jum);
writeln(‘Nilai rata-ratanya :’, rata:0:2);
end.

program pembuatan_record;
uses crt;
procedure garis;
begin
writeln(’==============================================’);
end;
type
reckaryawan=record
jab,nip,nama:string;
gol:integer;
gapok,tunj:real;
end;
var pegawai:reckaryawan;
total:real;
begin
clrscr;
writeln(’ LAPORAN PERHITUNGAN GAJI KARYAWAN PT MAJU TAK GENTAR’);
garis;
writeln;
write(’Masukan NIP Karyawan : ‘);readln(pegawai.nip);
write(’Masukan Nama Karyawan : ‘);readln(pegawai.nama);
write(’Golongan[1/2/3] : ‘);readln(pegawai.gol);
garis;
case pegawai.gol of
1:
begin
pegawai.jab:=’Staf dan Tetap’;
pegawai.gapok:=900000;
end;
2:
begin
pegawai.jab:=’Staf dan Kontrak’;
pegawai.gapok:=700000;
end;
3:
begin
pegawai.jab:=’Kontrak’;
pegawai.gapok:=500000;
end;
end;
if pegawai.jab=’Staf dan Tetap’ then
pegawai.tunj:=25/100*pegawai.gapok
else
if pegawai.jab=’Staf dan Kontrak’ then
pegawai.tunj:=10/100*pegawai.gapok
else
pegawai.tunj:=0;
total:=(pegawai.gapok)+(pegawai.tunj);
writeln(’Jabatan Karyawan : ‘,pegawai.jab);
writeln(’Gaji Pokok : ‘,pegawai.gapok:8:0);
writeln(’Tunjangan : ‘,pegawai.tunj:8:0);
garis;
writeln(’Total Gaji Karyawan : ‘,total:8:0);
readln;
end.

Program Gaji_Tunjangan_dan_Pajak;
{Menghitung jumlah gaji berdasarkan golongan, tunjangan anak dan istri, total gaji setelah pajak}
Uses wincrt;
var
nama,jab    : string[20];
noin        : string[10];
golgaj           : char;
stmerit, jmlanak : integer;
gaj,tjbini,tjanak,pajgaj,jmlpajgaj,jmltjgaj,tolgaj,tolgajstpaj : real;
Begin
clrscr;
Writeln (‘=============================================’);
Writeln (‘PERHITUNGAN GAJI DAN TUNJANGAN DAN PAJAK GAJI’);
Writeln (‘=============================================’);
Writeln;
Writeln (‘Isikan Data anda sesuai ketentuan berikut ini : ‘);
Writeln (‘———————————————– ‘);
Writeln;
Writeln (‘Golongan Gaji :            Status Perkawinan : ‘);
Writeln (‘a. Rp. 2.000.000.00        1. Kawin ‘);
Writeln (‘b. Rp. 2.500.000.00        2. Belum kawin’);
Writeln (‘c. Rp. 3.000.000.00        3. Cerai ‘);
Writeln;
Write (‘Masukkan No karyawan          : ‘);readln (noin);
Write (‘Masukkan nama anda            : ‘);readln (nama);
Write (‘Masukkan Jabatan              : ‘);readln (jab);
Write (‘Masukkan Golongan gaji anda   : ‘);readln (golgaj);
case golgaj of
‘a’ : begin
gaj := 2000000;
pajgaj := (2/100);
Write (‘Status Perkawinan anda : ‘);readln (stmerit);
case stmerit of
1 : begin
tjbini := (5/100)*gaj;
Write (‘Jumlah anak         : ‘);readln (jmlanak);
if jmlanak <= 3 then
tjanak := jmlanak*((2/100)*gaj)
else
tjanak := 3*((2/100)*gaj);
end;
2 : begin
tjbini := 0;
tjanak := 0;
end;
3 : begin
tjbini := 0;
Write (‘Jumlah anak         : ‘);readln (jmlanak);
if jmlanak <= 3 then
tjanak := jmlanak*((2/100)*gaj)
else
tjanak := 3*((2/100)*gaj);
end;
else
Writeln;
Writeln (‘================================================================’);
Writeln;
Writeln (‘Tunjangan tidak terhitung karena tidak terinput dengan benar !!!’);
end;
end;
‘b’ : begin
gaj := 2500000;
pajgaj := (2.5/100);
Write (‘Status Perkawinan anda : ‘);readln (stmerit);
case stmerit of
1 : begin
tjbini := (5/100)*gaj;
Write (‘Jumlah anak         : ‘);readln (jmlanak);
if jmlanak <= 3 then
tjanak := jmlanak*((2/100)*gaj)
else
tjanak := 3*((2/100)*gaj);
end;
2 : begin
tjbini := 0;
tjanak := 0;
end;
3 : begin
tjbini := 0;
Write (‘Jumlah anak         : ‘);readln (jmlanak);
if jmlanak <= 3 then
tjanak := jmlanak*((2/100)*gaj)
else
tjanak := 3*((2/100)*gaj);
end;
else
writeln;
Writeln (‘================================================================’);
Writeln;
Writeln (‘Tunjangan tidak terhitung karena tidak terinput dengan benar !!!’);
end;
end;
‘c’ : begin
gaj := 3000000;
pajgaj := (3/100);
Write (‘Status Perkawinan anda : ‘);readln (stmerit);
case stmerit of
1 : begin
tjbini := (5/100)*gaj;
Write (‘Jumlah anak         : ‘);readln (jmlanak);
if jmlanak <= 3 then
tjanak := jmlanak*((2/100)*gaj)
else
tjanak := 3*((2/100)*gaj);
end;
2 : begin
tjbini := 0;
tjanak := 0;
end;
3 : begin
tjbini := 0;
Write (‘Jumlah anak         : ‘);readln (jmlanak);
if jmlanak <= 3 then
tjanak := jmlanak*((2/100)*gaj)
else
tjanak := 3*((2/100)*gaj);
end;
else
writeln;
Writeln (‘================================================================’);
Writeln;
Writeln (‘Tunjangan tidak terhitung karena tidak terinput dengan benar !!!’);
end;
end;
else
Writeln;
Writeln (‘=======================================’);
Writeln;
Writeln (‘Maaf, Golongan Gaji tidak terdaftar !!!’);
Writeln;
end;
jmltjgaj   := tjbini+tjanak;
tolgaj     := gaj+jmltjgaj;
jmlpajgaj  := tolgaj*pajgaj;
tolgajstpaj := tolgaj-jmlpajgaj;
Writeln;
Writeln (‘SLIP GAJI ———————————–> ‘);
Writeln;
Writeln (‘Nama         : ‘,nama);
Writeln (‘No Karyawan  : ‘,noin);
Writeln (‘Jabatan      : ‘,jab);
Writeln (‘+============================================+’);
Writeln (‘| Rincian                    | Jumlah        | ‘);
Writeln (‘+============================================+’);
Writeln (‘| Besar Gaji               : | Rp.’,gaj:8:0,’   |’);
Writeln (‘| Tunjangan istri          : | Rp.’,tjbini:8:0,’   |’);
Writeln (‘| Tunjangan anak           : | Rp.’,tjanak:8:0,’   |’);
Writeln (‘| Total gaji               : | Rp.’,tolgaj:8:0,’   |’);
Writeln (‘| Pajak gaji               : | Rp.’,jmlpajgaj:8:0,’   |’);
Writeln (‘+—————————-+—————+’);
Writeln (‘| Total gaji setelah pajak : | Rp.’,tolgajstpaj:8:0,’   |’);
Writeln (‘+—————————-+—————+’);
Writeln (‘Program by, w1r0’);
readln;
End.

0

Konsep Dasar Bahasa Pascal

KONSEP DASAR BAHASA PASCAL

Pertama kita harus mengetahui apa saja yang ada dalam bahasa pemrograman pascal. Dalam bahasa pascal terdapat pengertian pemrograman, program, interpreter, dan compiler.

· Pemrograman : adalah pekerjaan penulisan intruksi bagi komputer untuk menyelesaikan suatu masalah.

· Program : adalah himpunan intruksi yang diperuntukkan komputer untuk menyelesaikan masalah yang diberikan.

· Interpreter : menerjemahkan perintah baris demi baris dan langsung melaksanakannya. Contoh : PHP, ASP, Perl, Python, dan lain-lain.

· Compiler : menerjemahkan dulu seluruh perintah dalam bahasa mesin, baru kemudian terjemahan tersebut dijalankan komputer. Contoh : Pascal, Fortran, Visual Basic, Cobol, C, dan lain-lain.

Sejarah Singkat PASCAL.

Bahasa PASCAL pertama kali dikembangkan pada awal tahun 70-an oleh NICLAUS WIRTH di Technical University, Swiss. Nama PASCAL diambil dari nama seorang ahli metematika bangsa Perancis, yaitu BLEISE PASCAL.

Bahasa pemrograman PASCAL termasuk kategori “High Level Language”. Intruksi-intruksi dalam bahasa pemrograman PASCAL sangat sistematis dan terstruktur. Ternyata dalam waktu singkat, bahasa pemrograman PASCAL menjadi sangat populer di kalangan universitas.

Struktur Bahasa Pemrograman PASCAL

Struktur dari suatu bahasa pemrograman PASCAL terdiri dari sebuah judul program dan suatu blok program atau badan program. Blok program dibagi menjadi dua bagian, yaitu bagian deklarasi dan bagian pernyataan(statement).

Struktur program :

Judul program

Blok program

Bagian deklarasi

-deklarasi variabel

-deklarasi konstanta

-deklarasi tipe

-deklarasi label

-deklarasi prosedur

-deklarasi fungsi

Bagian Pernyataan

Begin

(statement)

. . .. . . . . . . ;

. . . . . . . . . ;

End.

Contoh program Pascal : menghitung luas persegi dan persegi panjang.

Program Luas;

Var

P, l, Luas : Real

Begin

Read(p,l);

Luas := p*l;

Write(p,l,Luas);

End.

Ada beberapa aturan dalam bahasa pemrograman PASCAL, antara lain :

a. Akhir sebuah program pascal ditandai dengan tanda baca titik (.) setelah ENF yang paling akhir.

b. Tanda titik koma (;) merupakan pemisah antara intruksi satu dengan intruksi lainnya.

c. Beberapa statement boleh ditulis menjadi satu baris dipisahkan dengan tanda titik koma (;)

d. Baris komentar diletakkan diantara tanda (* dan *) atau diantara tanda { dan }

Dalam bahasa pemrograman pascal, terdapat type statement yang terdiri atas :

· Type Sederhana

Menandai sebuah item data ke sebuah variabel (assigment statement)

· Type Terstruktur

– Component statement

– Repetitive statement

– Conditional statement

Komponen Dasar Bahasa Pemrograman Pascal

Pola susun bahasa pascal dibentuk dengan menggunakan komponen bahasa pemrograman umum, yaitu :

· Simbol Dasar

· Reserved Word

· Identifier

SIMBOL DASAR

Simbol dasar bahasa pemrograman pascal terdiri atas :

1. Simbol huruf (A sampai dengan Z atau a sampai dengan z)

2. Simbol angka (0,1,2,3,4,5,6,7,8,9)

3. Simbol khusus(+ , – , * , : , ; , <> , dan sebagainya)

RESERVED WORD

Reserved word adalah suatu kata yang secara mutlak tidak boleh diartikan lain dan harus digunakan sebagaimana yang telah didefinisikan atau ditentukan kegunaannya oleh bahasa pascal.

IDENTIFIER

Identifier merupakan sebuah kata yang digunakan sebagai nama atau sebutan terhadap sesuatu didalam program. Pemakai dapat mendefinisikan sendiri suatu nama sebagai identifier. Ada 2 jenis identifier, yaitu :

– Identifier standar, yaitu identifier yang telah didefinisikan oleh bahasa pascal.

– Identifier non standar, yaitu identifier yang didefinisikan oleh pemakai bahasa pemrograman pascal.

Identifier ini memang bebas, tai memiliki ketentuan-ketentuan tertentu sebagai berikut :

– Terdiri dari gabungan huruf dan angka, tapi harus diawali dengan huruf. Huruf besar dan kecil sama.

– Tidak boleh mengandung blank

– Tidak boleh mengandung simbol-simbol khusus, kecuali garis bawah.

– Panjangnya bebas tapi hanya 63 karakter pertama yang dianggap signifikan.

Jenis-jenis data dalam bahasa pemrograman pascal

Ada banyak jenis data yang digunakan bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman pascal hanya memiliki 4 jenis data yang digunakan, antara lain :

1. Jenis data sederhana

2. Jenis data standar, yaitu :

– Integer

– Real

– Karakter

– Boolean

3. Jenis data yang non standar, yaitu :

– Array

– Record

– Set

– File

4. Jenis data pointer